Studi Tiru ke MAN 1 Surakarta, MTs N 5 Demak Petik Kunci Sukses Mencetak Generasi Kompeten dan Moderat

Pada hari Senin, 15 Desember 2025, segenap dewan guru dan karyawan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 5 Demak melaksanakan kunjungan studi tiru yang strategis ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang telah menempatkan MAN 1 Surakarta sebagai salah satu madrasah aliyah terbaik, dengan rekam jejak yang solid dalam prestasi akademik, keagamaan, dan non-akademik di tingkat nasional.
Rombongan MTs N 5 Demak disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan pengelola program MAN 1 Surakarta. Fokus utama studi tiru adalah membedah arsitektur program unggulan yang berhasil menciptakan luaran siswa yang sangat kompetitif. Diketahui bahwa MAN 1 Surakarta secara total mengelola enam jalur spesialisasi yang terdiferensiasi, mulai dari Boarding School Science Research, MAPK Program Keagamaan, hingga Fullday Berbasis Olahraga.
Mekanisme Keunggulan Ganda: Sains dan Karakter
Dari hasil observasi dan diskusi, ada dua pilar utama keunggulan MAN 1 Surakarta yang menjadi sorotan bagi MTs N 5 Demak:
-
Akselerasi Akademik dan Riset: Program Boarding School Science Research menjadi model yang sangat menarik. Program ini secara konsisten mencatatkan tingkat kelulusan 100% dan tingkat penempatan yang luar biasa, dengan 85% alumninya berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit. Daftar universitas tujuan mencakup institusi riset terkemuka seperti UGM, IPB, UI, dan ITB, serta sekolah kedinasan yang selektif seperti STAN dan STIS. Keberhasilan ini didukung oleh fokus madrasah pada inovasi, yang terbukti melalui capaian siswa yang lolos final kompetisi ilmiah nasional dengan purwarupa teknologi berbasis Internet of Things (IoT).
-
Inkubator Moderasi Beragama: Program Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK) diakui sebagai The Leading School for Religious Moderation Education, menjadikannya inisiatif unggulan Kementerian Agama (Kemenag) dalam mendidik kader moderasi. Secara historis, MAPK didirikan untuk mengatasi kekurangan struktural dalam kompetensi keagamaan, khususnya penguasaan Bahasa Arab dan kemampuan membaca Kitab Kuning. Model ini menunjukkan komitmen institusional MAN 1 Surakarta dalam memastikan bahwa lulusan tidak hanya kompeten secara ilmiah tetapi juga kokoh secara spiritual.
Selain capaian akademik, MTs N 5 Demak juga terinspirasi oleh sistem pengembangan bakat non-akademik. Program Fullday Berbasis Olahraga telah terbukti menghasilkan prestasi gemilang, seperti yang ditunjukkan oleh tim Taekwondo MAN 1 Surakarta yang berhasil memborong sembilan medali (1 emas, 4 perak, 4 perunggu) dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Moxs Open.
Kegiatan ini memberikan perspektif yang jelas mengenai integrasi kurikulum yang efektif, pengelolaan asrama yang ketat, dan mekanisme talent channeling yang berhasil. Dan dalam kegiatan ini pula kami membawa pulang pelajaran berharga dimana keberhasilan MAN 1 Surakarta adalah bukti bahwa dengan manajemen program yang terstruktur mulai dari boarding school yang disiplin hingga penekanan pada moderasi agama kita dapat mencetak generasi yang unggul di berbagai bidang, dan hasil dari studi tiru ini akan segera diformulasikan ke dalam rencana strategis untuk memperkuat program unggulan dan memastikan peningkatan kualitas luaran siswa MTs N 5 Demak di masa mendatang.
Diharapkan, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari kunjungan ini dapat memperkaya inovasi pendidikan di MTs N 5 Demak, selaras dengan visi Kemenag untuk madrasah yang unggul dan berdaya saing global.

