Cegah Perundungan Sejak Dini, MTs N 5 Demak Gelar Sosialisasi Anti-Bullying Bersama Kapolsek Bonang

DEMAK, 19 Desember 2025– MTs N 5 Demak menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman melalui kegiatan Sosialisasi Bullying dan Pencegahannya. Kegiatan yang menyasar siswa kelas 7 sebagai peserta utama ini diselenggarakan di lingkungan madrasah dengan menghadirkan Kapolsek Bonang sebagai narasumber ahli dari Polres Demak.
Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Madrasah MTs N 5 Demak. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya karakter saling menghargai antar siswa guna memutus rantai perundungan di sekolah. Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga didampingi secara intensif oleh guru Bimbingan Konseling (BK) untuk memastikan pesan edukasi tersampaikan dengan tepat.
Memasuki acara inti, pemberian materi disampaikan secara langsung oleh Bapak Charis. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai definisi bullying, yakni tindakan menyakiti orang lain secara sengaja dan berulang. Beliau juga mengedukasi siswa mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari kontak fisik, verbal (ucapan), hingga tekanan psikologis, serta mengingatkan sanksi hukum pidana yang dapat menjerat pelaku sesuai UU Perlindungan Anak.
Suasana sosialisasi menjadi semakin interaktif dan ceria saat memasuki sesi selingan. Bapak Darmanto memandu sesi kuis yang disambut antusias oleh para siswa kelas 7. Sesi ini bertujuan untuk menguji pemahaman siswa mengenai materi yang telah disampaikan sekaligus mencairkan suasana.
Menjelang akhir acara, semangat kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta serentak menyanyikan lagu anti-bullying sebagai bentuk janji bersama untuk saling menyayangi. Selain lagu edukatif tersebut, para siswa juga menyanyikan lagu nasional untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan persatuan.
Kegiatan edukatif ini ditutup dengan sesi foto bersama antara Kepala Madrasah, Kapolsek Bonang, guru BK, dan seluruh siswa kelas 7. Melalui sosialisasi ini, MTs N 5 Demak berharap para siswa baru dapat menjalani masa sekolah dengan fokus belajar tanpa bayang-bayang kekerasan atau perundungan.

